Tanya Jawab Seputar Penyakit Miom


Penyakit Miom yang dikenal juga dengan nama atau sebutan mioma, myom, tumor otot rahim atau tumor fibroid adalah tumor yang berasal dari sel jaringan fibrio. Miom ini menjadi salah satu penyakit yang sangat bahaya bagi kaum hawa. Miom dapat mempengaruhi sistem reproduksi wanita yang nantinya dapat mengakibatkan kemandulan atau bisa juga keguguran. Apa sih penyebab dari miom ? mari kita lihat di bawah ini.

  • Infeksi jamur dalam rahim.
  • Makanan berlemak terlalu banyak dikonsumsi oleh anda.
  • Kekurangan makan makanan sayur
  • Pola hidup yang tidak baik atau tidak sehat.
  • Daya tahan tubuh yang kurang atau rendah tidak kuat.
  • Terjadi gangguan psikis, seperti emosi tidak seimbang dan disertai dengan stress.
  • Ketidakseimbangan hormon estrogen.
Apa sih tanda-tanda datangnya penyakit miom ?
  • Gangguan haid, seperti nyeri, pendarahan dan jadwal haid tidak teratur.
  • Nyeri saat berhubungan seks dengan suami.
  • Keseringan kencing atau buang air kecil karena tertekannya kandung kemih oleh miom.
  • Perut membesar dan terasa penuh melulu.
  • Nyeri hebat pada panggul dan perut.
  • Kekurangan darah karena pendarahan banyak saat menstruasi.
Apa dampak dari penyakit miom sendiri ?
  • Ginjal mengalami gangguan.
  • Metabolisme tubuh terjadi gangguan seperti contohnya gangguan proses BAB.
  • Perut terasa nyeri karena infeksi dalam rahim.
  • Pendarahan banyak sekali saat mens dan diluar masa mens.
  • Kesulitan mempunyai keturunan.
Apa yang akan terjadi apabila ibu hamil mengalami penyakit miom ?
  • Yang pastinya keguguran.
  • Pendarahan setelah persalinan selesai.
  • Rahim berkontraksi sangatlah lemah.
  • Jalan untuk mengeluarkan buah hati terhalang.
  • Terganggunya pelepasan plasenta.
Kenapa penyakit miom umumnya sering menyerang wanita pada usia produktif ?
Pertumbuhan miom dipengaruhi oleh hormon estrogen. Karena itu, miom dapat membesar pada usia reproduksi dan mengecil setelah masa menopause.

Wanita yang mempunyai miom juga bisa hamil loooh, asalkan :
  • Tidak ada kelainan lain yang bersamaan dengan penyakit miom.
  • Ukuran miom tidak terlalu besar, dan harus kurang dari 3 cm.
  • Miomnya juga tidak menyumbat saluran telur dan tidak menekan rongga rahim.
  • Dan yang terakhir, asalkan miom tidak muncul pada daerah yang mengahalangi pembuahan dan tidak menyumbat distribusi makanan serta oksigen bagi janin.
Sekian tanya jawab dari kami, semoga artikel kami bisa memberikan manfaat yang besar bagi anda para wanita :) See you again girls..

Baca juga :

0 Response to "Tanya Jawab Seputar Penyakit Miom"

Poskan Komentar